Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2015

Sahabatku

Sahabatku,, Dulu kau membutuhkan ku.. Dulu kau ucap diriku dihatimu… Namun sekarang aku tak penting lagi bagimu,.. Sahabatku,, Kau sahabat berbagiku,,, Kau tempat sandaranku… Kau juga penghangat tubuhku… Sahabatku,,, Lebih baik aku tersakiti kejujuranmu….. Dari pada dibahagiakan dengan kebohonganmu,,, Seandainya kamu bisa membaca pikiranku,,, Sahabatku,,, Aku selalu sabar dengan sikap egomu Tapi suatu hari aku bisa penat  dan lelah olehmu.. Masih pantaskan aku pertahankan untukmu

I remember

I remember…The way you glanced at me, yes I remember I remember…When we caught a shooting star, yes I remember I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn Do you remember..? When we were dancing in the rain in that december And I remember..When my father thought you were a burglar I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn I remember.. The way you read your books, Yes I remember The way you tied your shoes, Yes I remember The cake you loved the most, Yes I remember The way you drank you coffee, I remember The way you glanced at me, yes I remember When we caught a shooting star, Yes I remember When we were dancing in the rain in that december And the way you smile at me, Yes I remember

Hanya Satu - Mocca

hanya satu pintaku tuk memandang langit biru dalam dekap seorang ibu hanya satu pintaku tuk bercanda dan tertawa di pangkuan seorang ayah reff: apa bila ini hanya sebuah mimpi ku selalu berharap dan tak pernah terbangun hanya satu pintaku tuk memandang langit biru di pangkuan ayah dan ibu repeat reff hanya satu pintaku tuk memandang langit biru dalam dekap ayah dan ibu

Kesabaran

Kesabaran             Suatu hari Rasulullah menjenguk Zaid bin Aqram r.a dan berkata “ Wahai Zaid , bila penglihatanmu hilang apa yang akan kamu lakukan ”. Zaid menjawab “ Saya bersabar dan dalam kondisi seperti itu saya akan mencari pahala Allah SWT”. “Bila mata kamu hilang kemudian kamu menerimanya dengan bersabar dan mencari pahala dari Allah dengan kondisi itu maka pahalamu adalah surga”.             Imam al Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumiddin berkata sabar merupakan menerima dengan lapang dada hal – hal yang menyakitkan dan menyusahkan serta menahan amarah atas perlakukan kasar. Barangsiapa masih mengeluh bila diperlakukan buruk oleh orang lain, maka hal itu menunjukkan masih buruknya akhlak orang tersebut, karena akhlak yang mulia sesungguhnya adalah menerima secara lapang dada semua bentuk perlakuan yang menyakitkan. Kesabaran menurut konsep Al – Qur’an 1.  ...

Kebijakan dan Dosa

Al- Birru merupakan kata yang menunjukkan kepada segala macam bentuk tindak kebijakan semua bentuk perilaku yang mulia,  dan Al – Itsmu merupakan kata yang menunjuk kepada perbuatan dosa dengan segala macam jenis dan tindakannya.             Rasulullah saw bersabda “ Al – Birru adalah budi pekerti yang baik. Dab al – itsmu’ adalah segala sesuatu yang terbesit di benakmu, dan kamu tidak suka bila hal itu diketahui oleh orang lain”.(HR. Muslim).             Hadits tersebut menegaskan bahwa al birru adalah representasi dari segala macam bentuk kebijakan atau akhlak mulia. Sedangkan al – itsmu adalah untuk menunjukkan segala bentuk kejelekan dan perilaku tercela, baik dosa besar maupun dosa kecil. Dalam tradisi islam ada istilah al – birru-walidain yang artinya berbuat baik kepada kedua orang tua. Artinya berbuat baik kepada sesame makhluk. Dalam Hadits lain.  ...

Rendah Hati (Tawadhu')

Akhlak yang di praktikan oleh Nabi semuanya bersumber dari Al-Qur’an. Dalam firman Allah Qs. Al- A’raf:146     “Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku. mereka jika melihat tiap-tiap ayat(Ku), mereka tidak beriman kepadanya. dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak mau menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka terus memenempuhnya. yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lalai dari padanya”        Tawadhu’ dan Sombong Tawadhu’ merupakan sikap rendah hati, namun tidak sampai merendahkan kehormatan diri dan tidak memberi peluang orang lain untuk melecehkan kemulian diri. Sedangkan sombong merupakan sikap merasa lebih unggul atau lebih mulia dibandingkan dengan yang lain. Dalam kitab Tahdzib al-Akhlak , Ibnu Maskawaih berkata,”Orang- orang yang pandai dan terhormat...