PENTINGNYA PENERAPAN SISTEM PENDIDIKAN MAJU DI INDONESIA
Karya ilmiah by Mulyaningsih
PENTINGNYA PENERAPAN SISTEM PENDIDIKAN MAJU DI INDONESIA
BAB 1 PENDAHULUAN
Latar Belakang
Banyak negara mengakui bahwa
persoalan pendidikan merupakan persoalan yang pelik, namun semuanya merasakan
bahwa pendidikan merupakan tugas negara yang amat penting. Bangsa yang ingin
maju, membangun, dan berusaha memperbaiki keadaaan masyarakat dan dunia, tentu
mengatakan bahwa pendidikan merupakan kunci, dan tanpa kunci itu usaha akan
gagal.
Konsep pemahaman guru terhadap
pendidikan maju akan berhasil jika mengerti konsep pendidikan maju dan
menjadikan guru sebagai fasilitator. Fasilitator ini murid sebagai student
center, agar murid belajar sendiri dan mengerjakan tugas sendiri. Pendidikan
demokrasi dapat dilihat dari ajang debat yang menjadi pelajaran sangat penting.
Dalam berdebat harus mengenakan argumen dan kata – kata yang masuk akal.
Dalam karya ilmiah ini
diharapkan para pendidik dan perancang pendidikan perlu menyadari akan
pentingnya pendidikan maju. Kita hendaknya belajar dari sejarah dan berani
meninggalkan anggapan bahwa memerintah itu sama dengan mengajar. Kekacauan demi
kecauan muncul di masyarakat bermula dari pendidikan sehingga, pendidikan
mempunyai peranan penting terhadap siswa.
Rumusan Masalah
1.
Apa yang dimaksud dengan pendidikan
maju
2.
Apa perbedaan pendidikan maju di Indonesia dengan di luar Negeri
3.
Bagaimana psikologi anak pada pendidikan maju
4.
Bagaimana Implikasi konsep pendidikan maju
Tujuan Penelitian
1. Untuk memiliki kemampuan karateristik anak dalam
pendidikan maju.
2. Untuk mengetahui perbandingan pendidikan maju di
indonesia dengan luar negeri.
3. Untuk
mengetahui implikasi pendidikan maju.
BAB II PEMBAHASAN
Pengertian Pendidikan Maju
Tidak dapat dipungkiri bahwa
pendidikan pada saat ini merupakan suatu tolak ukur pada tingkat kemajuan
sebuah bangsa. Pekerjaan mendidik banyak mencakup banyak hal yaitu,
perkembangan fisik, kesehatan, ketrampilan, pikiran, perasaan kemauan, sosial,
dan perkembangan imam, mendidik membuat anak menjadi lebih sempurna
meningkatkan tingkat pola berpikir dalam kehidupan. Menurut Samuel Smith (1986)
berpendapat bahwa pengalaman hidup bagi para murid didik pelayanan terhadap
pengembangan kemampuan peminat metode belajar yang baik, kebebasan individu,
serta pentingnya hubungan antara guru dan murid.
Pendidikan indonesia memiliki
konsep khusus yang bisa diambil manfaat meningkatkan pendidikan indonesia.
Mendidik anak – anak kearah hidup yang merdeka dengan pendidikan mandiri, serta
menanamkan sikap sosial agar dapat bermasyaratkat yang baik. Dengan cara ini
mereka dapat menghidupi diri sendiri dalam pendidikan maju. Perjuangan
kebangsaan semakin meningkat semenjak dilakukannya Sumpah Pemuda Tahun 1928
sehingga, bangsa Indonesia berjuang terus untuk persatuan bangsa Indonesia
semakin kuat diikat oleh Negara Indonesia dengan Pendidikan maju.
Pendidikan maju menurut teori
belajar Landa yang merupakan penganut aliran sibernetik yang membedakan dua
macam proses berpikir yaitu proses berpikir algoritmik dan proses berpikir
heuristik. Proses berpikir algoritmik dengan proses berpikir sitematis , tahap
demi tahap menuju ke satu target. Sedangkan proses berpikir heuristik memahami
suatu konsep dengan cara berfikir devergen menuju beberapa target tujuan
sekaligus.
Perbedaan Pendidikan Maju di Indonesia dengan di Luar Negeri
Tiap – tiap Negara memiliki
sistem pendidikan yang berbeda-beda seperti di Inggris. Di Inggris, anak usia 5
tahun sudah diwajibkan untuk memasuki sekolah dasar yang lamanya 7 tahun.
Lembaga pendidikan di Inggris tidak akan melakukan ujian, sehingga mereka bisa terus naik kelas dan akan mendapatkan ujian hanya pada kelas tujuh. sistem ini berbasis kreativitas yang banyak lebih melakukan praktek dari pada sekedar menghafal suatu materi.
Dijaman Yunani
Kuno, bangsa Sparta mendidik anak-anaknya menjadi warga Negara yang sehat ,
disiplin, dan tangkas menjadi militer dengan tujuan mempertahankan keutuhan
bangsa dari gangguan bangsa lain. Dalam perkembangan selanjutnya terjadi
perebutan pengaruh dalam dunia pendidikan yaitu antara pembawaan dan lingkungan
bahwa anak sudah dibekali sesuatu sejak di lahirkan.
Sementara itu dunia pendidikan di
Indonesia belum punya konsep atau teori – teori sendiri yang cocok dengan
kondisi, kebiasaan atau budaya Indonesia untuk mencapai tujuan pendidikan.
Sebagian besar konsep atau teori pendidikan di impor dari luar Negeri sehigga
belum tetntu cocok diterapkan di Indonesia. Dan yang paling banyak dilakukan
adalah dengan mendatangkan buku dan melakukan studi banding ke luar Negeri.
Inilah sumber-sumber konsep pendidikan Indonesia yang diibaratkan membuat anak
Indonesia mencita-citakan seperti menempa patung dengan cetakan luar Negera.
Pendidikan
Amerika Serikat cenderung mempersoalkan masalah-masalah operasional khususnya
tentang proses mengajar di kelas. Pendidikan Indonesia hanya segi saja dalam
operasionalnya atau pratik pendidikan. Oleh sebab itu hasilnya tidak
mengecewakan terutama bila di lihat dari segi kuantitas.
Psikologi Anak terhadap Pendidikan Maju
Psikologi merupakan mempelajari
jiwa seseorang dengan mengendalikan jasmani yang di pengaruhi oleh alam.
Misalkan umur 9 – 13 tahun disebut masa Robinson Crusoe dimana usia tersebut
mulai berkembang pemikiran kritis, nafsu Persaingan, serta mencari minat dan
bakat. Mereka ingin mengetahui segala sesuatu secara mendalam, suka bertanya
dan menyelidiki sehingga mereka berkelompok untuk memainkan peranan nyata yang
dilihat di masyarakat.
Tugas perkembangan masa remaja
membuat hubungan – hubungan baru dengan teman sebaya untuk memdapatkan
kebebasan diri dan bertergantungan pada orang lain. Serta konsep yang
diperlukan, yaitu mengembangkan perilaku bertanggung jawab, serta etika sebagai
pedoman berperilaku. Para remaja mulai identifikasi dirinya berdasarkan
penglaman yang lampau. Perasaan dan keinginan baru mulai tumbuh, serta bisa
berfikir jernih tentang hal – hal disekitarnya.
Langkah – langkah belajar
dengan sistem pendidikan maju yaitu, pendidik harus mengadakan persiapan dengan
cermat. Pendidik dilaksanakan sedemikian rupa sehingga anak – anak merasa jelas
memahami pelajaran itu yang memudahkan asosiasi baru. Asosiasi baru terbentuk
anatara materi yang di pelajari dengan stuktur jiwa atau apersepsi anak yang
telah ada. Melakukan praktek secara langsung dapat terbentuknya asosiasi yang
semakin kuat.
Implikasi Konsep Pendidikan Maju
Implikasi konsep pendidikan
maju memberikan proses belajar mengajar
harus sejalan dengan perkembangan cara belajar, car mereka mengadakan kontak
sosial Dan kesiapan. Implikasi dengan sistem pendidikan klasik yaitu
mendisiplinkan mental untuk melatih soal – soal dengan taraf susah serta
naturalis diri untuk pendidikan seumur hidup. Selain itu belajar behavioris
bermanfaat intuk membentuk perilaku nyata dan belajar kognisi untuk mempelajari
materi pelajaran yang lebih rumit yang membutuhkan pemahaman dalam memecahkan
masalah serta berkreasi menciptakan suatu ide baru.
Pendidik maju juga perlu
mengembangan kemampuan memimpin di kalangan anak – anak. Sebab kepemimpinan
sangat besar peranannya dalam mencapai sukses belajar dan suksen berorganisasi
yang dapat di aplikasikan untuk kehiupan dewasa. Pendidikan maju juga perlu
mengembangkan pengurangan agresif anti sosial dapat dilakukan dengan menanamkan
ketertiban tidak mengganggu satu sama lain, serta berupaya agar anak – anak
tidak mengalami rasa putus asa.
Karena pengertian mendidik
bukanlah sekedar memberi nasehat petunjuk larangan dan menganjurkan serta
menilai hasil belajar anak. Maka mendidik adalah membuat kesempatan dan
menciptakan situasi yang kondusif agar anak – anak mau belajar atas dorongan
diri sendiri. Mendidik memusatkan diri pada upaya pengembangan afeksi anak –
anak dalam keterampilan.
Kesimpulan
Dafrar Pustaka
Budiningsih, A. 2004. Belajar
dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta
Pidarta, M. 2013. Landasan
Pendidikan Stimulasi Ilmu Pendidikan Bercorak Indonesia. Jakarta : Rineka
Cipta
Komentar
Posting Komentar